Cara ghost hardisk


CARA MENGHOST HARDDIK
Helloo para bloger,, kali ini saya akan mencoba membahas tentang cara ghost hardisk atau cloning …
Tentunya banyak sofware yang bisa dipakai, tapi sekarang saya akan jelaskan Ghost hardisk dengan Norton Ghost…
OK langsung ke POINT….
1. Burning file ISO tersebut kedalam CD.
2. Install ulang windows Anda
Kok install ulang ? Ya, karena apabila Anda membuat backup data system operasi yang sudah tidak stabil/rusak akan percuma saja. Install ulang dahulu windows Anda, jangan lupa install juga driver hardware Anda serta program aplikasi yang sering Anda gunakan seperti aplikasi office, pemutar audio video, aplikasi compress data, dll. Jangan semuanya, karena akan berdampak pada kapasitas harddisk yang Anda gunakan untuk menyimpan backup file, semakin banyak yang Anda install maka akan semakin besar pula kapasitas harddisk yang Anda gunakan untuk menyimpan file backup.
3. Setelah semua persiapan selesai, restart komputer Anda, dan booting melalui CD yang baru Anda burning
4. Pilih Nomor 2 – Start BootCD

5. Pilih Nomor 2 – Disk Clone Tools

6. Pilih Nomor 2 – Norton Ghost

7. Pilih Nomor 8 – Ghost (Normal)

Setelah ini biarkan saja proses berjalan secara otomatis, jangan memilih pilihan apapun.
8. Muncul jendela Norton Ghost, klik OK
9. Terdapat beberapa pilihan pada menu Local
Disk, untuk backup dan restore data satu harddisk; Partition, untuk backup dan restore data satu partisi; Check, untuk melihat kondisi dari suatu harddisk atau partisi.
Pada masing-masing pilihan diatas, baik yang Disk ataupun Partition, Anda akan menemui pilihan To Disk atau To Partition, backup/restore seluruh harddisk atau salah satu partisi harddisk; To Image, backup/restore ke image (*.gho, *.iso); From Image, backup/restore dari image ke harddisk atau ke suatu partisi harddisk.

Untuk backup data pilih saja Harddisk – To Image atau Partition – To Image, tergantung Anda mau membackup seluruh data harddisk atau salah satu partisi saja.
10. Muncul jendela Select Source, pilih harddisk Anda selanjutnya pilih partisi yang akan di backup (partisi dalam hal ini adalah drive C)

11. Simpan file image kedalam partisi selain drive C, beri nama file, setelah itu klik Save

12. Muncul jendela peringatan Use Compression, pilih saja NO
13. Tunggu hingga proses selesai setelah itu restart komputer Anda
Jangan pernah menghapus file ghost yang baru saja Anda buat, karena suatu saat pasti Anda butuhkan untuk direstore kembali.
RESTORE DATA
Apabila dilain waktu terjadi sesuatu pada sistem windows komputer Anda, dan Anda merasa perlu untuk diinstall ulang lagi, ikuti step by step berikut :
1. Ulangi langkah nomor 3 – 8 pada proses backup data diatas
2. Masuk ke menu Local, Pilih Partition – From Image
3. Keluar jendela baru, arahkan kepada file ghost yang sudah Anda buat sebelumya

4. Anda diminta untuk memilih partisi mana yang akan menjadi tujuan dari restore file tersebut **dalam hal ini pilih saja partisi drive C atau partisi lainnya selain drive C (bila system windows Anda berada selain di drive C)**
5. Tunggu hingga proses selesai, setelah itu restart komputer Anda

Diposkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s